KETUA
 

 
Drs. ABDUL SHOMAD

MENU UTAMA
Halaman Depan
Sejarah Singkat
Visi dan Misi
Tupoksi
Peta Yurisdiksi
Struktur Organisasi
Kode Etik dan PPH
Profil Hakim
Profil Kepaniteraan
Profil Kesekretariatan
Data Kepegawaian
Peraturan Perundangan
Fatwa MA
Hasil Rakernas
Surat Pimpinan PA
Agenda Kerja
Agenda Satker
Surat PTA
Hubungi Kami
Putusan MKH
MENU PERKARA
Radius Biaya Perkara
Panjar Biaya Perkara
Jadwal Sidang
Sidang Keliling
Panggilan Ghaib
Mediasi
Statistik Perkara
Daftar Perkara Masuk
Daftar Perkara Putus
Grafik Perkara Masuk
Grafik Perkara Putus
Publikasi Putusan
Publikasi Putusan II
Buku Register Perkara
Penyebab Perceraian
Rekap Pekerjaan
Kegiatan Hakim
Iwadh
Keuangan Perkara
Pengembalian Sisa Panjar
Perkara Prodeo
Info Perkara Anda
Info Tabayun
Rekap Usia
Rekap Jenis Perkara
Data Akta Cerai
Jurnal Keuangan Perkara
SOP PERKARA
SOP Eksekusi
Prosedur Berperkara
Pembayaran Panjar Biaya
Legalisasi Salinan
SOP KESEKRETARIATAN
SOP Bagian Kepegawaian
SOP Bagian Umum
SOP Bagian Keuangan
TRANSPARANSI PERADILAN
Program Kerja
RENSTRA
LAPORAN TAHUNAN
LAKIP
DIPA
RPA
CAL-K
NERACA
Realisasi Anggaran
Daftar Aset BMN
CALBMN
Informasi Sarana
Info Pengadaan
PNBP
LHKPN
Laporan Akses Informasi
Info Program Berjalan
Hasil Penelitian
Nasihat Hukum MA RI
S Perjanjian & Pihak Ke3
INFORMASI DAN PENGADUAN
Hak-hak Masyarakat
Gambaran Pelanggaran
Langk Dugaan Pelanggaran
Statistik Pengawasan
Statistik Pengaduan
Data Hukuman Pegawai
Maklumat & Standar PA
Kebijakan Pimpinan
MENU INTERAKTIF
Berita
Artikel
Galery
Buku Tamu
Search
LINKS PA SEWILAYAH
PTA BENGKULU
PA BENGKULU
PA CURUP
PA MANNA
PA LEBONG
DHARMAYUKTI KARINI
Pengurus DYK Cabang
Berita Dharmayukti Karini
Mutiara Hikmah
INDONESIA
Google
LATIH TANDING BERSAMA PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Fijarman   
Tuesday, 22 April 2014

LATIH TANDING BERSAMA
PTWP PTA BENGKULU
‘’TAKLUKKAN’’ PTWP PTA PALEMBANG, PTWP PTA PADANG DAN PTA PTWP JAMBI

Disadur: pta-bengkulu.go.id (22/04?2014).

Bengkulu, untuk lebih memperatkan tali silaturahmi sesama warga peradilan, khususnya peradilan agama, minggu 13 April 2014 Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Daerah Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu, kedatangan tamu dari tim PTWP PTA Palembang, PTWP PTA Padang dan PTWP PTA Jambi. Kedatangan mereka ini merupakan latih tanding untuk menguji materi pemain dari masing-masing daerah sekaligus juga reuni kecil kecilan pasca turnamen PTWP Mahkamah Agung bulan Desember 2012 di Surabaya dua tahun yang lalu. Dimana pada turnamen tersebut PTWP PTA Bengkulu berada di peringkat ke delapan besar yang merupakan satu-satunya mewakili sumatera bisa maju ke delapan besar.

Latih tanding bersama

Denga mengambil tempat di gedung lapangan tenis tertutup (indoor) milik Pemda Propinsi Bengkulu, latih tanding tersebut langsung dibuka secara resmi oleh Ketua PTA Bengkulu, Drs. H. Said Husin, S.H., M.H. yang didampingi KPTA Padang, Waka PTA Palembang dan Ketua PTWP Daerah PTA Bengkulu, Drs. Manshur, S.H., M.H. Usai dibuka langsung dilakukan pertanding eksebisi antara KPTA Bengkulu berpasangan dengan Ketua PWTP PTA Bengkulu melawan KPTA Padang berpasangan dengan KEtua PTWP PTA Padang. Usai pertandingan eksebisi tersebut langsung diturunkan tim- tim terbaik PTWP untuk melakukan uji tanding.

Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 22 April 2014 )
 
Yuk, Mengintip Putusan Pengadilan Agama Tempo Doeloe PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Fijarman   
Tuesday, 22 April 2014

Yuk, Mengintip Putusan Pengadilan Agama

Tempo Doeloe

Disadur: Jakarta l Badilag.net (22/04/2014).

Dua pekan lalu, Badilag mempublikasikan dokumen penting dan bersejarah bernama Standar Format Berita Acara Putusan (BAS) dan Putusan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah.

Dokumen itu memang penting, karena sangat dibutuhkan oleh aparatur peradilan agama sejak lama. Dokumen itu juga bersejarah, sebab terhitung sejak diakui negara pada tahun 1882, baru sekaranglah secara resmi peradilan agama memiliki format BAS dan putusan yang baku.

Jika kita mau membongkar arsip-arsip lama, kita akan menemukan fakta bahwa BAS dan putusan di lingkungan peradilan ternyata menggunakan format yang beraneka macam.

Di Galeri 130 Peradilan Agama, yang terletak di lantai 6 Gedung Sekretariat MA, di Jalan A Yani, Jakarta Pusat, dapat kita lihat beberapa contoh putusan tempo doeloe yang dihasilkan oleh Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah di negeri ini.

Para mahasiswa Akademi Litigasi Indonesia (Altri) mencermati putusan-putusan peradilan agama tempo doeloe ketika berkunjung ke Galeri 130 Peradilan Agama beberapa waktu lalu.

Putusan lawas itu sungguh berbeda dengan putusan jaman sekarang. Ditulis tangan, selain menggunakan huruf latin, ada pula putusan yang memakai aksara Jawa dan Arab. Rata-rata putusan itu hanya terdiri dari dua halaman. Peraturan perundang-undangan yang dijadikan konsiderns tentu tidak sama dengan sekarang. Cara menilai gugatan, jawaban dan alat bukti, karena terkait dengan hukum formil, juga berbeda. Demikian juga dengan penyusunan amar putusan.

Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 22 April 2014 )
 
89 Persen Pejabat di Peradilan Agama Telah Melaporkan LHKPN [17/4] PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Fijarman   
Thursday, 17 April 2014

89 Persen Pejabat di Peradilan Agama Telah Melaporkan LHKPN


Disadur: Jakarta l Badilag.net (17/4/2014)

Hingga akhir tahun 2013 kemarin, dari 4.942 aparat peradilan agama yang wajib menyampaikan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara), 4.454 orang telah menunaikan kewajibannya itu. Dengan demikian, prosentasenya mencapai 89 persen.

Data tersebut dikutip Badilag.net dari Laporan Tahunan Mahkamah Agung 2013 pada Bagian Empat, yaitu Manajemen SDM: Kebijakan MA dalam Pengelolaan Anggaran serta Manajemen Aset.

Dari situ diketahui pula bahwa dari segi prosentase, aparatur peradilan agama di wilayah PTA Gorontalo duduk di nomor wahid. Seluruh wajib lapor di sana telah menyampaikan LHPKPN-nya. Dengan begitu, prosentasenya 100 persen.

Tiga besar LHKPN dari segi prosentase di peradilan agama

No

Wilayah

Jumlah wajib lapor

Yang telah melaporkan

Jumlah

Prosentase

1.

PTA Gorontalo

32

32

100

2.

PTA Pontianak

138

136

98,55

3.

PTA Pekanbaru

168

163

97,02

Sedangkan dari segi jumlah, PTA Surabaya merupakan wilayah yang memiliki wajib lapor LHKPN terbanyak di lingkungan peradilan agama. Totalnya berjumlah 656 orang.

 
DI HADIRI DUA PEJABAT BADILAG PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Fijarman   
Thursday, 17 April 2014

RAPAT KERJA DAERAH PTA BENGKULU
DI HADIRI DUA PEJABAT BADILAG

Disadur: pta-bengkulu.go.id. (17/04/2014),

Bengkulu, untuk lebih meningkatkan koordinasi dan persamaan persepsi, Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu dan Pengadilan Agama se propinsi Bengkulu pada hari Jumat dan Sabtu  tanggal 11 s.d. 12 April 2014 di Aula The Madelin Hotel Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua, Hakim Tinggi, Panitera/Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu, Ketua, Wakil Ketua dan Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama se propinsi Bengkulu. Adapun tema dari kegiatan ini adalah ‘’ Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Peradilan Agama Sebagai Upaya Pelayanan Prima Kepada Para Pencari Keadilan’’.

Adapun fokus dari Rakerda yang dilaksanakan selama dua hari ini yakni :
a. Penyampaian laporan dari masing-masing Pengadilan Agama mengenai permasalahan yang ada dan solusinya. b. Finalisasi Sasaran Kerja Individu (SKP) c. Peraturan Makamah Agung No.  01 Tahun 2014. d. Surat Edaran Mahkamah Agung No.  01 Tahun 2014. e. Peraturan Pemerintah No. 46 Tahun 2011

Rapat Kerja Daerah ini dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu Drs. H. Said Husin, S.H., M.H.. Hadir pada acara ini dua pejabat dari Ditjen Badilag MARI yaitu   Sekretaris Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI, Tukiran, S.H., M.H. dan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Dr. H. . Fauzan, S.H., M.H, M.M. Pembukaan secara resmi acara ini tepat dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB,  namun sebelumnya penyampaian laporan oleh Ketua Panitia pelaksana Hakim Tinggi, Drs. Burdan Burniat, S.H., M.H.
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 17 April 2014 )
 
Peradilan Agama Kini Punya Format BAS dan Putusan [15/4] PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Fijarman   
Thursday, 17 April 2014

Peradilan Agama Kini Punya Format BAS dan Putusan


Dari kiri: Hakim agung Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.Ip., M.Hum, Dirjen Badilag Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H., Ketua Kamar Agama Dr. H. Andi Syamsu Alam, S.H., M.H. dan Dirbindadmin Badilag Dr. H. Hasbi Hasan, M.H., dalam sebuah pertemuan.

Disadur: Jakarta l Badilag.net (17/04/2014)

Setelah berusia hampir 132 tahun, akhirnya Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah (PA/MS) memiliki Standar Format Berita Acara Sidang (BAS) dan Putusan. Dokumen penting dan bersejarah itu disusun Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag dengan melibatkan para hakim agung dari Kamar Agama beserta sejumlah pimpinan dan hakim di lingkungan peradilan agama.

“Alhamdulillah, standar format BAS dan putusan ini sejak Selasa, 1 April 2014, sudah dapat diakses oleh seluruh aparat peradilan agama melalui situs Badilag.net,” kata Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag Dr. H. Hasbi Hasan, M.H., di ruang kerjanya, Senin (14/4/2014).

Selain berbentuk dokumen elektronik, format BAS dan putusan itu akan dicetak dalam bentuk buku dan akan didistribusikan ke seluruh pengadilan di lingkungan peradilan agama.

“Sekaligus nanti akan ada payung hukumnya dari Ketua Kamar Peradilan Agama MA,” ungkap Hasbi Hasan. Yang jelas, tandasnya, dokumen yang diunggah di Badilag.net itu sudah final dan isinya tidak berbeda dengan buku pedoman yang akan dicetak nanti.

Pedoman itu memuat 47 format BAS, yang terdiri dari 12 BAS sidang pertama, 22 BAS sidang lanjutan, 6 BAS sidang pembacaan putusan, dan 7 BAS ikrar talak serta eksekusi. Pedoman itu juga memuat delapan format putusan perkara gugatan dan delapan format penetapan perkara permohonan.

Pedoman itu memberi petunjuk yang sangat rinci, mulai dari jenis dan ukuran kertas, jenis dan ukuran huruf, penulisan identitas para pihak, hingga tata bahasa hukum yang harus digunakan. Pedoman itu juga menyediakan contoh-contoh yang mudah dipahami, disertai dengan alternatif-alternatif yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan.

Hasbi Hasan mengatakan, penyusunan kedua format ini dirancang agar aparatur peradilan agama, khususnya panitera dan hakim, memiliki standar yang sama dalam membuat BAS dan putusan. Dengan  begitu, diharapkan ada keseragaman format BAS dan putusan yang dibuat panitera dan hakim di satu PA dengan di PA lainnya.

 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 10 dari 96
© 2014 Situs Pengadilan Agama Argamakmur
Desain by TIM IT PA-Argamakmur